Simulasi dan Pelatihan Pemadam Kebakaran

Siswa/i SMA Pelnusa mengikuti kegiatan pelatihan pemadaman kebakaran di Sekolah


Simulasi dan Pelatihan Pemadam Kebakaran

Simulasi dan Pelatihan Pemadam Kebakaran
penyampaian materi oleh staf BPBD

SEKOLAH PELITA NUSANTARA,

Bertempat di Lapangan Sekolah Pelnusa telah diadakan kegiatan simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran. Kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS SMA Pelnusa ini bekerjasama dengan BPBD Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X, XI dan XII SMA Pelnusa.

Kegiatan ini dimulai dengan materi yang disampaikan oleh Staf dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tanjungpinang. Dalam materi yang berlangsung ini para peserta diberikan pemahaman mengenai beberapa hal penting yang berkaitan dengan peristiwa kebakaran, diantaranya adalah proses terjadinya api (segitiga api), pemadaman api, dan beberapa materi lainnya.
 
Sebelum memulai simulasi, terlebih dahulu disampaikan urutan langkah yang harus dilakukan oleh peserta dalam melakukan pemadaman kebakaran mengunakan berbagai macam alat tersebut.  Simulasi pertama adalah pemadaman kebakaran menggunakan APAR. Penggunaan APAR relatif lebih mudah dan lebih aman. Dari jarak 3-5 meter, pemadam menyemprotkan APAR ke material yang terbakar. Unsur kimia dari APAR akan menghentikan reaksi pembakaran yang sedang berlangsung pada material tersebut. Pada simulasi ini, hanya sebagian peserta yang mendapat kesempatan untuk mencoba, karena APAR yang disediakan terbatas. 
 
Simulasi yang terakhir adalah pemadaman menggunakan hidran. Penggunaan hidran untuk memadamkan kebakaran membutuhkan keahlian khusus dari petugasnya. Peralatan yang digunakan pun lebih beragam dibandingkan dua metode sebelumnya. Secara garis besar, metode ini memanfaatkan tenaga air untuk memadamkan api yang menyala.
 
Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat khususnya pelajar bilamana mengalami peristiwa kebakaran di sekolah agar dapat mencegah kemungkinan kerugian yang lebih besar.

 

Komentar

Tulis Komentar