Melestarikan Pencak Silat Melalui Kegiatan Ekskul

Salah satu kegiatan ekskul yang bertujuan melestarikan seni bela diri asli Indonesia


Melestarikan Pencak Silat Melalui Kegiatan Ekskul

Melestarikan Pencak Silat Melalui Kegiatan Ekskul
siswa anggota ekskul pencak silat

 

SEKOLAH PELITA NUSANTARA,

Di setiap sekolah biasanya ada sederet daftar kegiatan tambahan ekstrakuriluler atau yang disingkat dengan sebutan ekskul yang diizinkan sekolah dengan siswa sekolah tersebut sebagai anggotanya. Manfaat dan  tujuan diadakannya kegiatan ekskul baik di sekolah adalah sebagai wadah penyaluran hobi, minat dan bakat para siswa secara positif yang dapat mengasah kemampuan, daya kreativitas, jiwa sportivitas, meningkatkan raa percaya diri, dan lain sebagainya.

Akan lebih baik lagi apabila mampu memberikan prestasi yang gemilang di luar sekolah sehingga dapat mengharumkan nama sekolah atau kampus kita. Walaupun secara akademis nilai dari ekstrakurikuler tidak masuk secara langsung ke nilai rapot, namun kegunaannya jauh lebih bermanfaat daripada tidak melakukan banyak hal di luar jam belajar.

Seperti yang ada di SMP Pelnusa, terdapat beberapa ekstrakurikuler di sekolah, antara lain ekskul olahraga, ekskul seni musik, dan ekskul lainnya, dan salah satunya anak ekskul seni bela diri pencak silat. Pencak Silat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka berarti, permain-an (keahlian) dalam mempertahankan diri dengan kepandaian menangkis, mengelak, dan sebagainya. Silat diartikan sebagai olahraga (permainan) yang didasari ketangkasan menyerang dan membela diri, baik dengan atau tanpa senjata. Bersilat adalah bermain (atau berkelahi) dengan menggunakan ketangkasan menyerang dan mempertahankan diri. Sedangkan pencak silat bermakna, kepandaian bertarung dalam pertandingan (atau perkelahian) seni bela diri khas Indonesia.

Ekskul pencak silat ini diadakan setelah jam pulang sekolah, dengan 2 atau 3 kali pertemuan latihan. Pelatih didatangkan dari perkumpulan Pencak Silat di Kota Tanjungpinang. Ekskul ini tidak hanya diikuti oleh siswa laki-laki, tetapi juga menarik minat siswa perempuan, karena tidak ada larangan siswa perempuan untuk tidak mengikuti kegiatan.

Diharapkan dengan adanya ekstrakurikuler pencak silat ini, dapat mengisi waktu anak-anak untuk melakukan kegiatan yang positif dan tentu saja baik untuk olah tubuh dan pertahanan diri.

 

 

Komentar

Tulis Komentar